Imunisasi Penting kah?

Kamis, 09 Juni 2016
Posted by Fizar Ramadhan

Imunisasi adalah suatu usaha memberikan kekebalan bayi dan anak terhadap penyakit. Imunisasi suatu tindakan dengan sengaja memasukkan vaksin berupa mikroba hidup yang sudah dilemahkan. Dimana imunisasi dapat menimbulkan kekebalan terhadap tubuh. Imunisasi juga dapat dikatakan suatu tindakan dengan sengaja memasukkan vaksin yang berisi mikroba hidup yang sudah dilemahkan pada balita. Imunisasi merupakan salah satu pencegahan penyakit infeksi senus yang paling efektif (Proverawati dan Andhini, 2010).


Dari pengertian di atas imunisasi memang penting bagi bayi dan anak-anak dalam pencegahan penyakit. Hal ini bisa membuat imun yang diberi imunisasi lebih kuat jika terserang penyakit. Menurut Proverawati dan Andhini (2010), imunisasi sebagai salah satu cara untuk menjadikan kebal pada bayi dan anak dari berbagai penyakit, diharapkan anak atau bayi tetap tumbuh daam keadaan sehat. Pada dasarnya dalam tubuh sudah memiliki pertahanan secara mandiri agar berbagai kuman yang masuk dapat dicegah, pertahanan tubuh tersebut meliputi pertahanan non spesifik dan pertahanan spesifik, proses mekanisme pertahanan dalam tubuh pertama kali adalah pertahanan non spesifik seperti komplemen dan makrofag dimana komplemen dan makrofag ini pertama kali akan memberikan peran ketika ada kuman yag masuk kedalam tubuh.

Akan lebih baik jika imunisasi ini dilakukan, terutama pada bayi dan anak-anak yang masih rentan penyakit. Memang ini tidak membuat kebal tetapi membuatnya lebih kuat.




Daftar Pustaka

Proverawati dan Andhini, 2010. Imunisasi dan Vaksin. Nuha Medika (NUMED)

Peran Perawat dalam Pencegahan Infeksi Nosokomial

Rabu, 08 Juni 2016
Posted by Fizar Ramadhan

Infeksi nosokomial atau infeksi yang diperoleh dari rumah sakit adalah infeksi yang tidak diderita pasien saat masuk ke rumah sakit melainkan setelah ± 72 jam berada di tempat tersebut. Infeksi ini terjadi bila toksin atau agen penginfeksi menyebabkan infeksi lokal atau sistemik (Karen Adams & Janet M, 2003). Contoh penyebab terjadinya infeksi nosokomial adalah apabila dokter atau suster merawat seorang pasien yang menderita infeksi karena mikroorganisme patogen tertentu kemudian mikroorganisme tersebut dapat ditularkan ketikan terjadi kontak (Steven Jonas, Raymond L. Goldsteen, Karen Goldsteen, 2007).
Pembersihan yang rutin sangat penting untuk meyakinkan bahwa rumah sakit sangat bersih dan benar-benar bersih dari debu, minyak dan kotoran. Perlu diingat bahwa sekitar 90 persen dari kotoran yang terlihat pasti mengandung kuman. Harus ada waktu yang teratur untuk membersihkan dinding, lantai, tempat tidur, pintu, jendela, tirai, kamar mandi, dan alat-alat medis yang telah dipakai berkali-kali.
Pengaturan udara yang baik sukar dilakukan di banyak fasilitas kesehatan. Usahakan adanya pemakaian penyaring udara, terutama bagi penderita dengan status imun yang rendah atau bagi penderita yang dapat menyebarkan penyakit melalui udara. Kamar dengan pengaturan udara yang baik akan lebih banyak menurunkan resiko terjadinya penularan tuberkulosis. Selain itu, rumah sakit harus membangun suatu fasilitas penyaring air dan menjaga kebersihan pemrosesan serta filternya untuk mencegahan terjadinya pertumbuhan bakteri. Sterilisasi air pada rumah sakit dengan prasarana yang terbatas dapat menggunakan panas matahari.
Toilet rumah sakit juga harus dijaga, terutama pada unit perawatan pasien diare untuk mencegah terjadinya infeksi antar pasien. Permukaan toilet harus selalu bersih dan diberi disinfektan. Disinfektan akan membunuh kuman dan mencegah penularan antar pasien. Disinfeksi yang dipakai adalah:
o    Mempunyai kriteria membunuh kuman
o    Mempunyai efek sebagai detergen
o    Mempunyai efek terhadap banyak bakteri, dapat melarutkan minyak dan protein.
o    Tidak sulit digunakan
o    Tidak mudah menguap
o    Bukan bahan yang mengandung zat yang berbahaya baik untuk petugas maupun pasien
o    Efektif

o    Tidak berbau, atau tidak berbau tak enak

Daftar Pustaka
Committee on Identifying Priority Areas for Quality Improvement, Karen Adams, Janet M. Corrigan (2003). Priority Areas for National Action: Transforming Health Care Quality. National Academies Press.
Steven Jonas, Raymond L. Goldsteen, Karen Goldsteen (2007). Introduction to the US health care system. Springer Publishing Company.

Keselamatan (safety) telah menjadi isu global termasuk juga untuk rumah sakit. Ada lima isu penting yang terkait dengan keselamatan (safety) di rumah sakit yakit : keselamatan pasien (patient safety), berdampak terhadap pencermaran lingkungan dan keselamatan bangunan dan peralatan di rumah sakit bisa berdampak terhadap keselamatan “bisnis”  rumah sakit yang terkait dengan kelangsungan hiduo rumah sakit. Ke lima aspek keselamatan tersebut sangatlah penting untuk dilaksanakan di setiap rumah sakit. Namun harus diakui kegiatan institusi rumah sakit dapat berjalan apabila ada pasien. Karena itu keselamatan pasien merupakan prioritas utama dilaksanakan dan hal tersebut terkait isu mutu dan citra perumahsakitan. (Departemen Kesehatan R.I 2006).
            A. Tujuan Patient Safety
1. Terciptanya budaya keselamatan pasien di rumah sakit
2. Meningkatkan akuntabilitas rumah sakit terhadap pasien dan masyarakat
3. Menurunkan KTD di RS
4. Terlaksananya program-program pencegahan sehingga tidak terjadi pengulangan KTD 

B. Langkah-Langkah Pelaksanaan Patient Safety
Pelaksanaan “patient safety” meliputi
1. Sembilan solusi keselamatan pasien di RS (who Collaborating Center for Patient Safety, 2 Mei 2007) yaitu:
a. Perhatikan nama obat, rupa dan ucapan miring
b. Pastikan identifikasi pasien
c. Komunikasi secara benar saat serah terima pasien
d. Pastikan tindakan yang benar pada sisi tubuhbyang benar
e. Kendalikan cairan elektrolit pekat
f. Pastikan akurasi pemberian obat pada penglihatan pelayanan
g. Hindari salah kateter dan salah sambung slang
h. Gunakan alat injeksi sekali pakai
i. Tingkatkan kebersihan tangan untuk pencegahan infeksi nasokomial

            Dalam kenyataannya masalah medical error dalam sistem pelayanan kesehatan mencerminkan fenomena gunung es, karena yang terdeteksi umumnya adalah adverse event yang ditemukan secara kebetulan saja. Sebagian besar yang lain cenderung tidak dilaporkan, tidak dicatat, atau justru luput dari perhatian kita semua. (Marseno 2011)
Di Indonesia, telah dikeluarkan pula Kepmen nomor 496/Menkes/SK/IV/2005 tentang Pedoman Audit Medis di Rumah Sakit, yang tujuan utamana adalah untuk tercapainya pelayanan medis prima di rumah sakit yang jauh dari medical erro dan memberikan keselamatan bagi pasien. Perkembangan ini diikuti oleh Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) yang berinisiatif melakukan pertemyan dan mengajak semua stakeholder rumah sakit untuk lebih memperhatikan keselamatan pasien di rumah sakit. (Marseno 2011)


DAFTAR PUSTAKA
Depkes RI, 2006, Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit (patient Safety).

Marseno. 2011, Patient Safety (keselamatan pasien rumah sakit)

Pengalaman Injury

Posted by Fizar Ramadhan

Ini adalah sebuah pengalaman yang sangat mengharukan (kata orang) karena pengalaman ini di ambil ketika saya baru lahir. Saya mendapat cerita ini dari orang tua saya. Jadi ceritanya itu seperti ini...


19 Januari 1997 saya di lahirkan di Rumah Sakit Umum Daerah Ciamis, saya lahir dengan bobot 4 kg 8 ons katanya, yaaa cukup gede untuk seukuran bayi yang bari lahir. Karena orang tua saya adalah seorang perawat dan juga bekerja di di rumah sakit tersebut jadi persalinan saya di bantu oleh teman ibu saya. Setelah beberapa jam dan saya pun lahir pada pukul 03.00 pagi, dan semenjak saat itu semua bahagia termasuk orang tua saya kakek dan nenek juga, Namun beberapa saat kemudian ketika nenek saya memperhatikan saya sedang terbaring di tempat tidur beliau melihat sesuatu yang aneh, yaitu tangan kanan saya tidak bergerak sama sekali, kemudia beliau memeriksa keadaan tangan saya dan alangkah terkejutnya semua keluarga saya karena tangan kanan saya tidak bisa bergerak seperti orang cacat.

Setelah itu di panggilah seorang perawat untuk memeriksa, tapi perawat tersebut lebih menyarankan perkara tersebut ke dokter. Dan saat itu juga dokter datang dan memeriksa keadaan saya, lalu dokter menyarankan tangan saya supaya memakai bidai. Alhamdulillah setelah beberapa bulan kedepan dan sampai sekarang tangan saya bisa berfungsi dengan normal.

Wah, Microsoft Kabarnya Tertarik untuk Membeli Winamp dari AOL

Sabtu, 23 November 2013
Posted by Fizar Ramadhan

Author Baihaki, 22 Nov 2013

Kemarin muncul pengumuman resmi dari AOL selaku pemiliki Winamp yang bakal menutup layanannya itu pada 20 Desember mendatang. Namun rencana tersebut bisa saja batal, karena Microsoft kabarnya memiliki ketertarikan untuk membeli Winamp dari AOL.
Dikutip dari Pocket-lint, Microsoft saat ini kabarnya tengah melakukan pembicaraan terkait hal tersebut dengan AOL. Namun TechCrunch mengungkapkan kalau pembicaraan terkait pembelian Winamp tersebut belum memasuki tahap akhir, terutama terkait masalah harga yang harus dibayarkan oleh Microsoft.
Kabar ini pun menimbulkan spekulasi mengenai kebangkitan Winamp sebelum prosesi penguburan resmi dilakukan. Bersamaan dengan pembelian Winamp, Microsoft juga dikabarkan tertarik untuk mengakuisisi Shoutcast, layanan streaming yang dikembangkan oleh Nullsoft dan juga saat ini dimiliki oleh AOL.
Belum ada informasi mengenai alasan Microsoft untuk membeli Winamp tersebut. Bisa saja Microsoft menggunakan fitur milik Winamp di layanan miliknya seperti Xbox Music atau mengembangkannya secara independen.
via Pocket-lint

sumber : http://www.beritateknologi.com/

Author Baihaki, 22 Nov 2013
Kabar mengenai pengembangan sebuah prosesor SoC yang dikembangkan oleh LG sudah muncul sejak bulan Februari kemarin. Dan kini, rumor mengenai pengembangan prosesor tersebut pun semakin menguat. Bahkan menurut kabar yang Btekno lansir dari GSM Arena, mereka tak hanya menyediakan prosesor Odin octa core, melainkan juga quad core.
Prosesor quad core Odin bakal dilengkapi dengan GPU ARM Mali-T604. Sementara itu untuk prosesor LG Odin octa core bakal dilengkapi dengan GPU ARM Mali-T760. Kedua prosesor tersebut pun menjanjikan kecepatan masing-masing core hingga 2.2GHz. Dengan adanya prosesor ini, LG pun nampaknya berusaha untuk menyaini Samsung yang memiliki Exynos.
Prosesor quad core Odin bakal lebih ditujukan untuk perangkat Smart TV. Sementara itu untuk prosesor octa core, bakal lebih difokuskan untuk berbagai perangkat mobile. Untuk memproduksi kedua prosesor ini secara massal, pihak LG bakal bekerja sama dengan TMSC.
via GSM Arena


sumber : http://www.beritateknologi.com/


Author Baihaki, 22 Nov 2013
Pada kuartal ketiga tahun ini, Huawei berhasil mencatatkan prestasi yang sangat bagus. Perusahaan asal CIna ini berhasil menjadi produsen smartphone terbesar ketiga dunia dengan angka pengiriman perangkat smartphone ke pasaran sebesar 13.4 juta unit.
Namun hal tersebut tak membuat Huawei berpuas diri. Mereka pun menargetkan angka pengiriman smartphone yang lebih tinggi pada kuartal keempat 2013 ini. Dengan adanya musim liburan, Huawei menargetkan angka penjualan sebesar 20 juta unit dalam tiga bulan ini.
Jika target tersebut tercapai, maka pada tahun ini Huawei mengirimkan sebanyak kurang lebih 55 juta unit smartphone ke pasaran. VP Marketing Huawei Devices, Shao yang menjelaskan bahwa pada kuartal pertama, mereka mengapalkan sebanyak 9.8 juta unit, 11.8 juta unit di kuartal kedua dan 13.4 di kuartal ketiga.
Huawei juga mengungkapkan bahwa tingkat penjualan smartphone di luar Cini kini mengalami peningkatan. Shao Yang mengatakan bahwa terdapat peningkatan penjualan sebesar 150 persen di Amerika Latin, 50 persen di Jepang, 40 persen di Eropa Barat serta 40 persen di Timur Tengah.
via unwiredview


sumber : http://www.beritateknologi.com/
Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

- Copyright © Kemprit (Kumpulan Entri Inspiratif) -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -